Sumedang Online


Berita dari Sumedang: Selasa 15 April 2008

Posted in Tak Berkategori oleh sumedangonline pada 22 AprpmTue, 15 Apr 2008 16:00:00 +0000UTC30 2008
Satu Orang Dinyatakan Equivocal Campak
Tersangka lainnya kini Berstatus Negatif
SUMEDANG – Hanya satu orang tersangka warga Kampung/Desa/Kecamatan Surian, Kapupaten Sumedang, Jabar, yang berstatus equicoval (ambang batas) antara teridap dan tidak teridap virus campak. Karenanya, Dinkes Sumedang telah mengirimkan sampel darah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Demikian dikemukakan dr H Hilman Taufik WS, MKes, Kepala Dinkes Sumedang kepada, Selasa (15/4) kemarin. Menurut dia, dari smpel darah yang telah diperiksa di Laboratorium Campak Nasional Bio Farma hasilnya ternyata keenam sampel darah dan urine dinyatakan baik dan negatif.
Keenam tersangka yang dijadikan sampel dan telah dinyatakan negatif campak tersebut masing-masing Nilam (10); Sisih (10); Pandi (14);.Dias (10);.Iti Aisyah (9); Indrawati (10); dan Toni (11).
Namun demikian, terdapat satu sampel darah dan urine yang dinyatakan berstatus equivocal. “Karenanya, kita diminta dan telah mengirimkan sampel darah maupun urine dari tersangka ke Labkes,” kata Hilman.
Diatakannya, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. “Bagaimana hasilnya, kita harapkan negatif. Mudah-mudahan saja, sebab kalau ada satu orang yang positif, ini mesti kita waspadi,” tegasnya.
Kecuali itu, kata Hilman, kondisi pasien yang semula diduga suspect campak, kini telah mambaik.. “Alhamdulillah, dari 22 penderita suspect campak tersebut, kondisi kesehatannya saat ini telah pulih,” katanya.***
 
 
 
12 Desa Terlewat Pembayaran Jatigede
Target Mei mulai Pendataan Lapangan
 
SUMEDANG – Pemkab Sumedang kini telah memulai sosialiasi tentang rencana pendataan untuk pembebasan lahan di 12 desa di daerah genangan Proyek Jatigede, yang terlewat pembebasan sejak 1984.
Ditargetkan, April ini program sosialisasi ke desa-desa yang terlewat pembebasan juga kecamatan, bisa tuntas. “Karenanya, kita laksanakan rapat persiapan sebelum dimulai sosialisasi pendataan ini,” kata Drs Surrys L Putra, MSi, Kabag Infrastruktur dan SDA Setda Sumedang, Selasa (15/4).
Desebutkan, program sosialisasi ini dinilai sangat penting karena pendataan dilakukan terhadap desa-desa yang terlewat pembebasan. “Pada tahun 2008 ini memang prioritas,” tandasnya.
Menurut dia, berdasarkan informasi dari Satker Jatigede bahwa dana APBN yang tersedia nilainya tak kurang dari Rp 130 milyar.
Adapun proses pendataan akan dilaksanakannya mulai April depan dan ditargetkan pula realisasi pembayarannya bisa tuntas 2008 ini.
“Insya Alloh, setelah tuntas pendataan ini pada tahun 2009 nanti, pembangunan fisik bisa dimulai. Dan khususnya lahan di basement, sudah didahulukan pendataan seluas 43 hektare,” katanya.***
 
 
 
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: