Sumedang Online


BERITA: PAUD di Sumedang

Posted in Tak Berkategori oleh sumedangonline pada 22 AprpmFri, 18 Apr 2008 16:41:00 +0000UTC30 2008

Jumlah Lembaga PAUD terus Meningkat
Kini harapkan Pengakuan dari Pemerintah

SUMEDANG – Keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kini memperoleh perhatian khusus dari Pemkab Sumedang.
Terbukti, di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumedang, terdapat salah satu Seksi PAUD pada Bidang PLS (Pendidikan Luar Sekolah).
Dra Cucu Yuningsi, MM, Kasi PAUD saat mendampingi Kabid PLS Drs Feddy Fadlillah, MM, saat ditemui Jumat (18/4), mengatakan bahwa perkembangan PAUD di tengah-tengah masyarakat saat ini cukup pesat.
Dijelaskan, pada tahun 2007 jumlah PAUD hanya sebanyak
32 lembaga. Hanya saja, setelah memasuki 2008 jumlahnya kian berkembang dan saat ini telah tercatat sebanyak 189 lembaga PAUD.
“Ini kondisi yang cukup menggembirakan dan sudah semestinya mendapat dorongan dari pemerintah. Soalnya, tidak sedikit PAUD yang didirikan oleh para Kader Posyandu,” paparnya.
Keberadaan PAUD, lanjut Cucu, telah muncul sejak tahun 2001 meski jumlahnya masih sangat terbatas. “Sekarang, sudah tersebar di 26 wilayah kecamatan. Ini perkembangan yang sangat positif dalam memberikan pelayanan pendidikan bai anak usia 0 – 6 tahun,” jelasnya.
Pada awalnya, pendirian PAUD terutama di lokasi atau daerah yang tak memiliki Taman Kanak-Kanak (TK) atau terlalu jauh untuk menjangkau TK.
Selain itu, PAUD sasaran utamanya adalah ditujukan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. Hanya saja dalam perkembagannya ternyata banyak diminati masyarakat sehingga jumlah siswanyapun terus meningkat.
Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan HIMPAUDI Sumedang, Dedi, yang juga Ketua HIMPAUDI Kecamatan Wado, menyebutkan bahwa yang menjadi harapan sebanyak 604 tutor (tenaga pengajar) adalah pengakuan dari Pemkab Sumedang.
Salah satunya, adalah pengakuan dalam bentuk SK seperti yang dilakukan terhadap guru-guru Sukwan tempo hari.
“Atau paling tidak dengan adanya pengakuan ini, bisa mengantar para tutor ini menjadi guru bantu. Itu yang menjadi harapan kami,” kata Dedi. ***

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: